Selasa, 11 Desember 2012

Organisasi dan Arsitektur Komputer

Nama    Teguh Esa
Kelas    B 2011
NPM    117006060

Perancangan Arsitektur 4k x 8 bit dari 3 Chip Dalam tugas Arsitektur Komputer ini saya telah membuat sebuah tugas perancangan memori sebagai berikut:

4k x 8 bit yang dibangun dari 8 buah chip yaitu
1k x 8bit (2 buah)
512 x 8 bit (2 buah)
256 x 8 bit (4 buah)

Yang harus kita cari adalah :


  • 1k x 8bit, artinya :

1k x 8bit = 210 x 8 bit
Kapasitas Memory = 1024
Saluran Data = 8
Saluran Alamat = 10
Alamat Awal = 000h
Alamat Akhir = 3FFh


  • 512 x 8bit, artinya :

512 x 8bit = 29 x 8bit
Kapasitas Memory = 512
Saluran Data = 8
Saluran Alamat = 9
Alamat Awal = 000h
Alamat Akhir = 1FFh


  • 256 x 8bit artinya :

256 x 8bit = 28 x 8bit
Kapasitas Memory = 256
Saluran Data = 8
Saluran Alamat = 8
Alamat Awal = 00h
Alamat Akhir = FFh


Peta Memori















Diagram Kontrol (Black Box)





















Diagram Multi Memori

Rabu, 25 Januari 2012

PTI

6 PENGANTAR MANAJEMEN DATA

6.1 Pengertian Basis Data

Hampir disemua aspek pemanfaatan perangkat komputer dalam sebuah organisasi
atau perusahaan senantiasa berhubungan dengan basisi data. Perangkat komputer ini
biasanya digunakan untuk menjalankan fungsi Pengolahan Sistem Informasi, yang
dewasa ini sudah menjadi suatu keharusan, untuk meningkatkan efisiensi, daya saing,
keakuratan, kecepatan operasional perusahaan. Dan basis data merupakan salah satu
komponen utama dalam setiap sistem informasi, tidak ada sistem informasi yang bisa
buat atau dijalankan tanpa adanya basis data.
Basis Data terdiri atas 2 (dua) kata yaitu Basis dan Data. Basis dapat diartikan
sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan Data adalah
reperesentasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek. Basis Data sendiri dapat
didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang tertentu :
“Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian
rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai
kebutuhan”.

Klasifikasi Basisdata
Dalam perkembangannya, terdapat berbagai pemodelan basisdata, yaitu
1. model hirarkis
2. model jaringan
3. model relasional
4. model berorientasi objek

Dari beberapa model tersebut, yang paling berkembang dan banyak digunakan pada
saat ini adalah model relasional. Model berorientasi objek biasanya dipergunakan
untuk kebutuhan tertentu yang lebih spesifik.
Pengenalan Basisdata Relasional
Dalam model relasional, basisdata terdiri atas relasi-relasi atau tabel-tabel, yang dapat
saling terhubung satu sama lain. Berikut bagian-bagian dari satu model tabel.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

Field / kolom menyimpan data dengan jenis yang sama. Elemen-elemen dari field
adalah
1. Nama. Dalam satu tabel tidak diperkenankan adanya field dengan nama yang sama
2. Tipe data, dapat berupa tipe data standar atau tipe lain yang disediakan oleh
basisdata
3. Ukuran. Ukuran field biasanya ditentukan berdasarkan tipenya, kecuali untuk tipe
string (untaian karakter). Pada tipe string, pengguna menentukan sendiri ukuran
yang digunakan.
Record merupakan representasi dari satu entitas yang dicatat dalam tabel. Dalam
sebuah tabel (mestinya) tidak ada dua atau lebih record yang sama persis. Setiap record
bersifat unik dalam tabel yang memuatnya.
Model E-R (Entity-Relationship)
Dalam melakukan perancangan basisdata relasional, biasa dipergunakan diagram E-R.
Komponen-komponen dalam model E-R adalah :
1. Entity Set, merupakan kumpulan dari entity yang memiliki atribut-atribut yang
sama. Entity dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat dibedakan dari yang lain.
Dalam model E-R, biasa digambarkan sebagai berikut :
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer

2. Relationship Set, merupakan himpunan hubungan-hubungan antar entitas-entitas
dari dua entity set. Relationship Set dilambangkan sebagai berikut :
6.2 Sistem Basis Data
Basis data hanyalah sebuah objek yang pasif. Ia tidak akan pernah berguna jika
tidak ada pengelola atau penggeraknya, yang menjadi pengelola atau penggerak secara
langsung adalah program atau aplikasi (software). Gabungan dari keduanya (basis data
dan pengelolanya) menghasilkan sebuah sistem. Secara umum sebuah sistem basis data
merupakan sistem yang terdiri dari atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan
(dalam sebuah basis data di sebuah system komputer) dan sekumpulan program
(DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program lain untuk
mengakses dan memanipulasi file-file (table-tabel) tersebut.
User
User
User
Gambar Sistem Basis Data.
Komponen Sistem Basis Data
· Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras yang terdapat dalam sebuah system basis data adalah Komputer
(stand alone atau lebih dari satu/ networking), Memory sekunder (online dan
offline) dan media/ perangkat komunikasi.
Data Base Management System (DBMS)
Basis Data
File1 File3
File2 File4
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer
| Pengantar Teknologi Informasi |
| Pebi Pebriadi, S.Kom., M.M. | A r a d e a, MT. |
61
· Sisetm Operasi (Operating System)
Program pengelola basis data hanya dapat aktif (running) jika system operasi telah
aktif. Sejumlah Sistem Opersai yang banyak digunakan misalnya : MS-DOS, MSWindows
v.XX (untuk komputer stand alone atau client dalam jaringan), Novel
Netware, MS-Windows NT/2000, Unix (untuk komputer server dalam jaringan).
· Basis Data
Basis data dapat berisi : File/table, indeks dll. Disamping berisi dan menyimpan
data, basis data juga mengandung/ menyimpan definisi struktur.
· Database Management System (Sistem Pengelola Basis Data)
DBMS merupakan sebuah perangkat lunak khusus yang akan menentukan
bagaimana data diorganisasikan, disimpan, diubah dan diambil. DBMS juga
menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama,
keakuratan/ konsistensi data dsb. Perangkat lunak DBMS antara lain : dBAse III+,
dBase IV, FoxBase, Rbase, MS Acess dan Borland Paradox, Borland Interbase, MS
SQL Server, CA Open Ingres, Oracle, Informix, Sybase, dll.
· Pengguna Basis Data
a. Database Manager
Suatu modul program yang menyediakan interface antara penyimpanan data
dengan suatu aplikasi program. Tugas dan tanggung jawab : interaksi dengan
file manager, integrasi, keamanan, kontrol, backup dan recovery.
b. Database Administrator (DBA).
Oarng yang mempunyai kekuasaan sebagai pusat pengontrolan terhadap
seluruh system baik data maupun program yang mengakses data. Funsi DBA :
- mendefinisikan pola struktur database
- mendefinisikan struktur penyimpanan dan metode akses.
- mampu memodifikasi pola dan organisasi phisik.
- memberikan kekuasaan pada user untuk mengakses data.
- menspesifikasikan keharusan integritas data.
c. Database User
Ada 4 macam pemakai basis data yang berbeda keperluan dan cara aksesnya :
- Programmer Aplikasi.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer
| Pengantar Teknologi Informasi |
| Pebi Pebriadi, S.Kom., M.M. | A r a d e a, MT. |
62
Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui DML (data
manipulation language), yang disertakan dalam program yang ditulis dalam
bahasa pemrograman induk (C, Pascal, Basic, Cobol, dll)
- User Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan system tanpa menulis modul program,
mereka menyatakan query dengan bahasa query yang telah disediakan
DBMS.
- User Umum (End User Naïve User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan
satu program aplikasi permanen (executableprogram) yang telah ditulis/
disediakan sebelumnya oleh programmer.
- User Khusus (Specialized User)
Pemakai khusus yang menuliskan aplikasi database tidak dalam kerangka
data processing yang tradisional, aplikasi tersebut diantaranya : CAD,
Knowledge Base, Expert System, system yang menyimpan data dalam
bentuk data yang komplek misalnya data grafik, audio,dll.
· Aplikasi Basis Data
Aplikasi (perangkat lunak) ini bersifat opsional, artinya ada tidaknya tergantung
dari kebutuhan. Program ini ada yang sudah disediakan bersama dengan DBMS
nya, ada juga yang harus dibuat sendiri dengan menggunakan aplikasi lain yang
khusus (development tools). Artinya aplikasi ini ada yang terpisah atau menyatu
dengan DBMS.
Aplikasi yang menyatu dengan DBMS implementasinya akan lebih cocok untuk
pemakaian sendiri (stand alone) yang bebannya lebih ringan, perangkat lunak ini
adalah : dBase III+, FoxBase dan MS-Access.
Aplikasi yang terpisah dengan DBMS implementasinya akan lebih cocok untuk
pemakaian berat oleh banyak pemakai (multi user), perangkat lunak ini diantaranya
: MS SQL Server, Oracle, CA OpenIngres, Sysbase, Informix, IBM DB2, dll
Perangkat lunak ini memang dirancang sejak awal berdiri sendiri dan terpisah dari
aplikasi basis datanya dan banyak sekali fasilitas (feature) yang ditangani oleh
DBMS ini.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer
| Pengantar Teknologi Informasi |
| Pebi Pebriadi, S.Kom., M.M. | A r a d e a, MT. |
63
6.3 Objektif dan Penerapan Basis Data
Pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti
berikut :
· Kecepatan dan kemudahan (Speed)
· Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
· Keakuratan (Accurate)
· Ketersediaan (Availability)
· Kelengkapan (Completeness)
· Keamanan (Security)
· Kebersamaan pemakai (Sharability)
Secara lebih nyata bidang-bidang fungsional yang telah umum memanfaatkan basis
data antara lain :
· Kepegawaian
· Pergudangan (inventori)
· Akuntansi
· Layanan pelanggan (customer care)
· Dan lain-lain
Bentuk-bentuk organisasi/perusahaan yang memanfaatkan basis data (sebagai
komponen sistem informasi) dapat berupa: Perbankan, Asuransi, Rumah Sakit,
Produsen Barang, Industri Manufaktur, Pendidikan/ Sekolah, Telekomunikasi dan lainlain.
.
Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews